Kamis, 21 September 2017

Aura...bener apa tidak ?

Rabu, 30 Mei 2012


Image result for aura gambarAura adalah sebuah medan yang diduga dipancarkan oleh tubuh manusia.

Katanya ada orang yang bukan hanya dapat melihat aura, tapi bahkan mampu memakainya untuk mendiagnosa apapun dari penyakit sampai masalah kejiwaan. Di Iran, aura di sebut farr atau keagungan : ia diasosiasikan dengan raja-raja Zoroaster dan nabi-nabi Islam. Teosofis abad ke-19, Charles Leadbeater bahkan telah membuat deskripsi tiap warna dan maknanya bagi kejiwaan seseorang.


Berdasarkan penjelasan itu seorang yang kritis tentunya bertanya, kenapa ada orang yang bisa sementara yang lain tidak? Bagaimana kalau sains menyelidikinya karena alat optik sains lebih objektif daripada mata manusia? Kenapa dokter tidak memakainya untuk mendiagnosa pasien?

 

Tentang Mata

Pertanyaan pertama bisa dijawab dengan mudah. Karena ada orang yang sehat dan ada yang sakit. Mengejutkannya, orang yang sakitlah yang bisa melihat aura. Sakitnya adalah migren. Anda pernah migrain? Bila pernah, mungkin anda bisa merasa melihat aura. Selain migrain, sakit lain yang bisa membuat penderita melihat aura adalah epilepsi, gangguan sistem penglihatan dan sejenis gangguan otak. Selain itu juga ditemukan  jenis sinestesia yang juga menampilkan aura. Sinestesia dalam arti medis adalah konsleting syaraf indera. Karena syaraf kita pada dasarnya adalah jaringan listrik, ada kemungkinan konslet. Dan saat syaraf mata konslet dengan syaraf kulit, apa yang dirasakan oleh kulit justru terlihat oleh mata.  Narkotika LSD juga dapat membuat seseorang melihat aura.

Rabu, 20 September 2017

Teknologi Hologram Mendekati Kenyataan

Rabu, 30 Mei 2012


Ilmuwan asal University of Arizona telah mengembangkan teknologi dimana suatu hari yang bisa digunakan untuk menyimpan sejumlah besar data dalam bentuk holografik. Menurut salah satu ilmuwan Nasser Peyghambarian,
substansi optik ini yang akan menawarkan aplikasi masa depan dalam bidang kedokteran dan manufaktur, serta dalam industri hiburan. "Teknologi seperti komunikasi secara langsung dengan hologram sepertinya hanya ada di dalam film saja. Dan kami para ilmuwan mencoba membawanya keluar ke alam nyata," sebutnya, seperti dikutip Nature.

Kita adalah Suatu Gelombang dalam Sturktur Kosmos

Kamis, 26 April 2012



Ada intelejensi yang melandasi timbulnya semua struktur materi, tubuh kita, dan alam semesta secara keseluruhan, segalanya mulai dari bintang dan galaksi hingga partikel-partikel subatom. Medan intelejensi sadar inilah sumber kosmos. Dialah tubuh kita bersama; dialah yang menghubungkan kita semua. Inti keberadaan saya adalah juga inti keberadaan Anda, dan inti keberadaan semua.

Kita dan alam semesta adalah sama. Kita adalah alam semesta, yang dilokalisasikan dalam seorang manusia dalam ruang dan waktu. Kita sama sama ada hanya sebagai gelombang tertentu dalam intelejensi sadar. Setiap aspek diri kita ini diartikulasikan dan diorkestrasikan oleh intelejensi non lokal/kesadaran yang tak terbatas ini, lautan kesadaran yang tiada berujung ini, dari mana kita dan alam semesta muncul. Bahkan pemikiran kitapun, angan-angan, hasrat atau impian kita, secara teknis bukanlah pemikiran, angan-angan, hasrat atau impian kita. Mereka adalah perwujudan alam semesta total. Dan ketika kita sadar bahwa niat dan hasrat yang timbul dalam diri kita adalah juga niat alam semesta. Kita bisa melepaskan hasrat kita akan kendali dan membiarkan kehidupan yang ajaib, yang dimaksudkan untuk kita jalani itu, terungkap dalam segala kebesarannya yang tak terbayangkan.

Santet


Menurut cerita, dukun mampu mengirimkan benda-benda langsung dari dukun ke korban.

Menurut cerita juga, dukun mampu membuat penderita sakit hanya dengan menyakiti boneka yang mewakilinya. Inilah santet, voodoo versi Indonesia.

Masyarakat awam mengatakan hal ini adalah sesuatu yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah. Tapi benarkah?
 
Penjelasan yang Telah Ada
Teleportasi

Semenjak Teori Kuantum diterima luas dalam fisika, muncul kesadaran kalau teleportasi adalah sesuatu yang mungkin untuk dilakukan. Tahun 1993, Charles Bennet dari IBM dan rekan ilmuannya mulai merintis usaha untuk menunjukkan teleportasi dapat dilakukan. Teori kuantum memungkinkan fisikawan mengambil satu foton (atau atom) dan mengirim sifat-sifatnya ke foton lain dalam seketika, walaupun foton tersebut ada di sisi lain alam semesta kita. Dan mereka berhasil di akhir tahun 1997. Untuk pertama kali, teleportasi berhasil ditunjukkan.

Sisi Gelap Kedokteran Modern

Ingat kasus dan statistik yang kami paparkan dalam bahasan mengenai santet?



Di situ ditunjukkan bagaimana orang mengeluh ada sesuatu di dalam tubuhnya dan ternyata adalah alat bedah. Alat bedah tersebut tertinggal saat pembedahan terakhir. Juga telah kami tunjukkan kalau kejadian ini bukanlah peristiwa langka, bahkan di negara semaju Inggris dan Amerika Serikat. Ada apa sebenarnya?

Realitas mungkin mengejutkan kita. Sebuah penelitian besar dari Lembaga Pengobatan Amerika Serikat tahun 2007 memperkirakan bahwa “kurang dari separuh” prosedur yang dilakukan dokter dan keputusannya mengenai pembedahan, resep obat dan pemeriksaan merupakan keputusan yang pasti dan efektif. Lebih dari separuh merupakan kombinasi dari tebakan, teori dan tradisi, dengan pengaruh kuat dari well, kapitalis. Yup, kita sudah akrab dengan faktor yang satu ini. Mengenai betapa mahalnya harga sewa kamar semalam atau harga obat.

Dokter sering kali sama butanya dengan pasien mereka saat mereka mencoba memberikan resep obat, melakukan pembedahan atau pemberian implan. FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika) hanya mengatur obat, alat dan prosedur pemeriksaan, namun ia tidak mengendalikan bagaimana dokter harus menggunakannya dan tidak punya kendali sama sekali pada operasi pembedahan. Kurangnya pengawasan ini berakibat pada kurangnya pengetahuan dokter mengenai efek samping, bahkan dari produk atau prosedur yang telah digunakan bertahun-tahun. Bila sebuah produk baru datang, katakanlah obat jenis baru dan penjualnya menyebutnya obat anti tuberkulosis, dokter kemungkinan kecil tahu perbedaan antara benar atau tidaknya klaim tersebut.

Selasa, 29 Agustus 2017

Ilusi Gravitasi


Oleh: Juan Maldacena

(Sumber: Scientific American Reports – Special Edition on Astrophysics, 2007, hal. 75-81)


Gaya gravitasi dan salah satu dimensi ruang bisa dihasilkan dari interaksi ganjil partikel-partikel dan medan-medan yang eksis di alam dimensi rendah.







TEORIHOLOGRAF mengaitkan satu perangkat hukum fisika yang bermain dalam sebuah volume dengan perangkat hukum fisika lain yang bermain pada permukaan perbatasan, sebagaimana digambarkan di sini dengan pesulap dan citra warna dua-dimensi dirinya. Hukum permukaan melibatkan partikel-partikel quantum yang mempunyai muatan “color” dan berinteraksi seperti quark dan gluon dalam fisika partikel standar. Hukum interior adalah sebentuk teori string dan mencakup gaya gravitasi (dialami oleh pesulap), yang sulit untuk diterangkan dari segi mekanika quantum. Namun demikian, fisika permukaan dan interior adalah ekuivalen sepenuhnya, meski uraian mereka berbeda sama sekali.

Tiga dimensi ruang bisa dilihat di sekitar kita—atas/bawah, kiri/kanan, depan/belakang. Tambahkan waktu pada campuran ini, dan hasilnya adalah paduan ruang dan waktu yang dikenal sebagai ruangwaktu. Dengan demikian, kita hidup di alam semesta empat-dimensi. Benarkah itu?

Informasi di Alam Semesta Holografis


Oleh: Jacob D. Bekenstein

(Sumber: Scientific American Reports – Special Edition on Astrophysics, 2007, hal. 67-73)

"Hasil temuan teoritis tentang black hole mengisyaratkan bahwa alam semesta mungkin seperti hologram raksasa"

Tanyakan kepada setiap orang, dari apa dunia fisik kita terbuat, dan kemungkinan besar Anda akan mendapat jawaban “materi dan energi”. Jika kita mempelajari hal-hal dari ilmu teknik, biologi, dan fisika, informasi sama krusialnya dengan bahan. Robot di pabrik kendaraan disuplai dengan logam dan plastik tapi tidak bisa membuat apa-apa tanpa instruksi berlimpah yang memberitahunya bagian mana yang harus dilas dan seterusnya. Ribosom dalam sel di tubuh Anda disuplai dengan blok-blok penyusun asam amino dan ditenagai energi yang dilepaskan oleh konversi ATP menjadi ADP, tapi ia tidak dapat mensintesiskan protein tanpa informasi dari DNA di nukleus sel. Demikian pula halnya, seabad perkembangan fisika telah mengajari kita bahwa informasi adalah pemain krusial dalam sistem dan proses fisik. Bahkan, kecenderungan mutakhir, yang diprakarsai oleh John A. Wheeler dari Universitas Princeton, memandang dunia fisik terbuat dari informasi, sementara energi dan materi adalah sesuatu yang insidental.